Ada banyak hal yg membuat blog ini menjadi jarang di update, baik external maupun internal influence yg memang melatarbelakangi hal tsb. Satu yg pasti adalah gw tidaklah kehilangan hasrat menulis, baik untuk mencurahkan perasaan sekalipun atau untuk meng-keep record mengenai pemikiran ataupun refleksi terhadap kejadian yg terjadi dalam hidup. Moreover, semata2 for the love of the writing.
Apakah yg dituliskan itu benar2 berguna untuk orang lain, itu bukan sepenuhnya jadi tujuan utama tapi *semoga adalah*, meski mungkin yg dimaksud ‘gunanya’ menjadi sangat personal terhadap pembacanya. Mengingat siapa saja juga bisa membacanya dan tanpa paksaan apa pun. Apakah yg dituliskan itu dapat disalah artikan orang, setelah sebelumnya mengikuti saran orang lain tapi hari ini gw memutuskan*) bahwa risiko itu sama lah dg risiko2 lainnya dalam hidup. Terserah orang mau menginterpretasikan apa ttg gw melalui tulisan ini, toh hanya Tuhan dan fw yg tahu pasti tujuannya. Gw akan tetap melanjutkan, karena gw telah memilih bahwa melakukan sesuatu yg dicintai, akan menjadi sangat berarti sekalipun harus menanggung risiko yg mungkin tidak terlihat kasat mata.
Namun satu yg pasti, setelah keberadaan Facebook yg membuat ‘miniblog’ of thoughts lebih mudah dituliskan, gw tetap berharap bahwa blog ini akan tetap mengisi hari2 dimana gw mempunyai waktu yg lebih panjang untuk bisa menulis panjang online. Waktu menulis ‘bebas’ adalah sesuatu yg sekarang ini menjadi sangat luxury, apa yg dipikirkan dan ditulis saat ini lebih ke itung2an enerji market/teknologi yg sifatnya tidak dapat dimasukkan dalam blog pribadi, hehe…
Keep writing for the love of getting better in ‘putting’ my thoughts in writing.
*keputusan setelah mengikut psychometric… (kapan2 tulis ah apa artinya psychometric)… and thanks to Windows Live yg membuat menulis offline menjadi lebih mudah…