Thanks God for lessons of life that You allowed me to have it this young. I trusted that Your will must happen, so I accept that I follow my destiny today on my future.
God, I thank You
for the tear drops ... it shows that I am normal
for the laughs... it shows that I have voice
for the pain... it shows that I have a feeling
for the promise... it shows me the destiny of my journey
and am ready to follow my destiny with You hold my hand and never let it go, it is, because I know You so well... yeah, more than I know myself. 'cause You're perfect and I'm still working on my imperfectness to become a better me.
(dinyanyiin:
karena ku tahu, yang kupercaya
dan aku yakin, kan kuasaNya
Dia menjaga, yang kutaruhkan
hingga akhirnya kelak... )
Oh God, I thank You for Your smiles on me... they make me smile.
Look at me,
You may think you see who I really am,
but, you'll never know me.
Every day, it's as if I play a part.
When will my reflection show, who I am inside... (C.Aguilera)
Saturday, March 28, 2009
Thursday, March 26, 2009
nyepi
gubrakkksss.... nyepi ini benar2 membuat gw harus menyepi.
benar2 seperti geledek di siang bolong alias sangat mengagetkan berita yg gw terima. saat ini gw merasakan apa yg Maia Estianty pernah rasakan, ingin menangis tapi tak keluar air mata.
semua persoalan lain sepertinya jadi lebih gampang.
rasa bibir terasa sangat kelu.
Benar umat Hindu menyatakan hari ini adalah hari nyepi, karena setelah rasa kaget itu dan setelah hebohnya yg berkecamuk dalam hati gw, di ujungnya yg tersisa adalah rasa nyepiiiiiiii,
bahkan air mata pun tak keluar.
benar2 seperti geledek di siang bolong alias sangat mengagetkan berita yg gw terima. saat ini gw merasakan apa yg Maia Estianty pernah rasakan, ingin menangis tapi tak keluar air mata.
semua persoalan lain sepertinya jadi lebih gampang.
rasa bibir terasa sangat kelu.
Benar umat Hindu menyatakan hari ini adalah hari nyepi, karena setelah rasa kaget itu dan setelah hebohnya yg berkecamuk dalam hati gw, di ujungnya yg tersisa adalah rasa nyepiiiiiiii,
bahkan air mata pun tak keluar.
Friday, March 13, 2009
Ga' mau jadi caleg
-- khusus edisi caleg,
buat yg sukses jadi legislator nantinya, gw gak akan bilang "sukses selalu" tapi "ajak2 gw & keluarga beusaaaar gw ikutan sukses dong..." artinya kudu siap2 aja nyuksesin jutaan orang ya... hehehe
-- ada komen teman gw soal para caleg kampanye tanpa tau "job description legislator", itu bisa dilihat dari baliho maupun "kampanye gratis" via TV dll. Gw mbaca emailnya senyum2 aja mau bilang kalo mereka tahu banget kog jobdes-nya, yaitu "dg modal minim visi, minim edukasi, dan minim akhlak, namun ingin maksimum mendapatkan hak yg pasti2: gaji maksimum dari bbrp pos, THR maks dr bbrp kumpeni, tunjangan tidur yg maks pas rapat, rumah maks buat dikontrakin, mobil2 maks mewah maks dg harga diskon yg maks pula, jalan2 gratis pun dimaksimumkan ke byk negara... etc etc -
d kompas minggu2 ini ada ulasan deh soal "target" caleg ini yg memilukan memang... walau yah gak semua, tapi banyak.
-- ada capres yg mantan ketua MPR/DPR (catetttt, posisi tertinggi yg mengemban suara rakyat yg memilih yg notabene bisa mecat executive), pembuat UU eh mau jadi pelaksana UU, ntar kalo jadi presiden alih2 ngajarin MPR/DPR secara merasa yg paling tahu kan pernah duduk d kursi tertinggi... begitu ada pers langsung on mikenya. baru2 ini liat d tv beliau ditanya apa program kerjanya jawabannya "liat nanti lah, kalau kepilih jadi presiden". Whattttt *quaw quaq*...
-- ada juga satu figur yg notabene mantan menteri... eh setelah gagal terpilih jadi gubernur daerah A, jadi calon gubernur daerah B... apa doi frustasi karirnya mentok kali ya, abis menteri kan harusnya jadi presiden kek tapi ntah tuh ga jadi capres, yah jadinya rajin2 ganti KTP di daerah2 supaya jd "anak daerah" dan bisa menjual pengalaman jadi menteri buat mimpin daerah... halal kan? halal..... kayaknya pengen eksis banget deh, apa haus kekuasaan sich sebenarnya... ga perlu jawaban.
-- wong jelas2 ada KPK (ga perfect, tapi ada), ada penangkapan koruptor (ga semua, tapi ada), ada UU korupsi (ga sempurna, tapi ada), ada kode etik MPR/DPR (ada badan pengawas lagi !) ... eh di atas semua akal sehat soal fakta & keberadaan Tuhan, eh eh ehe MASIH BERANI (catet: BERANI) terima duit korupsi secara terang2an dan ketangkep tangan pula... duh, kalah itu nyali matador - berani mati banget... napa nyalinya ga dipake bela mempertahankan pulau Sipadan ya... *binun*
sorry agak ekspresif, soalnya pas barengan gw nonton berita korupsi anggota DPR, di saat yg sama di handphone gw ada SMS teman gw yg dokter yg didatengin seorang ibu hamil pendarahan hebat & suaminya yg nyembah2 ke teman gw minta istrinya dioperasi supaya selamat & sumpah rela "memborohkan" dirinya karena mrk ga punya uang tapi belom ngurus kartu miskin karena ngurus kartu miskin di daerahnya pun butuh uang .... (operasi = uang sangat besar alias uang kerja seumur hidup buat mrk)... memilukan sungguh.
-- itulah, bukannya mau ngomel2 soal dagelan politik yg sdg berlangsung, tapi yah gw lebih memilih sektor real aja deh...
jadi tukang engineer yg jelas2 berkontribusi langsung ke produksi gas nasional yg bisa kontribusi langsung k APBN.... qeqeqe..
-- komentar anggota high excellency DPR yg bilang ke CEO Pertamina, *anda pikir siapa anda, kog "berani2nya" ngirim surat langsung ke DPR*... gubrakkksss ampun Pak kaget gw, apa DPR masih - Dewan Perwakilan Rakyat - artinya wakil rakyat, alias "dipercayakan (kasarnya disuruh) rakyat utk mewakili dia, & CEO Pertamina termasuk rakyat bukan yah, dah ga boleh ya rakyatnya "ngomong" ama perwakilannya...
terkadang ya Pak, kalo ga ngomong langsung bisa2 artinya berbeda, tapi kalo ngomong langsung tapi dihina2 gitu sih jadinya siapa ngewakilin siapa sih sekarang... padahal nerima CEO oil company lain yg notabene gak bisa bahasa Indonesia, anggota dewan yg terhormat ngomongnya baik2 aja tuh... *hmmmm, otak kecil gw bingung*
-- o ya, gw ketemu & ngobrol dg Pak Sas di acara peluncuran buku Sintong Panjaitan kemarin malam...
Duh, kog gw tetep salut ya sama yg namanya jenderal, usia nyaris 70 tapi tegap2 bo... terus figur yg spesial kayak Pak SP, dg pro dan kontra personafikasinya, terlintas mo nanya ke mereka deh gimana sich caranya utk ga ditembak padahal nawarin pemikiran yg "berbeda" dari khalayak umum... hayo, pake susuk ya *pisss*. Dan gw tetep promosi teman2 gw buat baca buku SP deh, bakal terbelalak dan kadang jadi ngakak... hehehe, gini toh negara gw... plus apalagi kalo ditambah baca buku2 yg beredar awal2 reformasi dulu....
*hmmm, teringat buku yg bertanya "what is Indonesia? - apa sich Indonesia, apakah sebuah negara yg tercatat di PBB yg adalah kumpulan orang2 yg masih ada dan mau terus ada, atau mau tercerai berai?)
Di acara itu, diskusi energi dg Pak Sas sangat menarik (senyumnya jg tetap manis lho), dan challengenya "cuci otak" masih ditembakkan... sampe2 keasyikan dan gw kelaperan deh akibat ga makan malam. Untung gw enjoy the night, jadi lapernya lupa karena keasikan mencerna yg didengar, walaupun ga terlalu terkaget-kaget tapi tetep ada "battle of mind"... hehehe
-- banyak sich yg mau gw share tapi udah dulu ah ...
ntar pada bosen jg mbacanya... (jangan heran komen gw banyak yah, wong jobdes gw di kantor termasuk baca koran kog....*serius*).
Friday, March 06, 2009
Kampanye Hidup Berarti
Di tengah2 berita2 ataupun ulasan2 politik negri ini, ada satu kampanye paling menarik yg gw saksikan sore ini. Kampanye ini cukup membuat gw membatalkan Rp350rb untuk nonton Laura Fygi sore ini, dan cukup untuk "nonton yg besok aja" jadi ga perlu keluar uang 2x.
Adalah kampanye seorang remaja *polos* (yah kalo dibilang polos dalam artian gak tahu sih bukan, tapi celotehan yg polos, tingkah lalku yg sebenarnya masih sangat sangat remaja), dialah Sheila Marcia.
Gw nonton liputan keluarnya Sheila dari hotel prodeo dimana dia melewatkan malam2 di balik jeruji sampai wawancaranya di rumah kontrakan sederhana yg pastinya jauh dari gemerlap malam yg selalu dilewatinya dulu.
Liputan kira2 20 menit itu penuh tawa, tangis, liputan bahagia orang2 di sekelilingnya, dan bagaimana cahaya mata Sheila memancarkan binar2 yg gw bilang sungguh anak2, yg bahagia saat diberikan mainan kesayangannya. Binar2 yg sempat redup setahun lalu saat beritanya benar2 diekspos media sedemikian. Cita2 yg membawanya ke obat2an yg sempatdianggapnya telah membunuh masa depannya. Ternyata dia salah. Setahun hilang kebebasan, dg derai2 air mata, hati yg hancur, perasaan tercabik2... ternyata Sheila yg jatuh, bangkit lagi dan kembali memperlihatkan lewat binar2 yg gw lihat tadi, ya Sheila masih remaja, masih senang bermain, senang bercanda dan butuh kasih sayang. Dia salah, dipikirnya tidak ada orang yg cinta dia lagi setelah apa yg diperbuatnya demi dirinya, tapi ternyata Tuhan, keluarga dan teman2 dekatnya tidak meninggalkannya.
Tuhan-keluarga-teman, they'are all left... ya memang demikianlah dunia,
itulah kampanye Sheila tadi, kampanye
untuk tidak berteman dg obat2 terlarang...
untuk kembali jalani hidup dengan Tuhan...
untuk menghargai hidup dg kebebasan yg bertanggung jawab...
untuk melakukan hal2 yg menyenangkan hati Tuhan (what a world she lived in last 1 year made she says phrase like this? bless you Sheila, pray for you)...
Selamat menikmati hidup de... dan stay out from drugs, God with you. Doa untuk Sheila untuk tetap kuat, jatuh biasanya tidak sekali dan sukses tidak ditentukan seberapa kita tenar dan berkibar kencang, tapi bagaimana kita bisa bangkit kembali.
Terimakasih untuk kampanyemu yg mesti berarti buat keluargamu, buat sekelilingmu dan juga buat generasi muda Indonesia... harusnya bukan cuman masuknya Sheila ke bui yg dibesar2kan, tapi juga keluarnya, sama seperti Slank yg memutuskan untuk mengabdi bagi sesama penderita, karena mereka pernah di sana.
Say NO to drug! God bless young gen of this country!
The Summit
Ini postingan aslinya dituliskan utk seorang junior di kantor gw yg very talented & posses good personality traits. Memang gw blm pernah kerja bareng yg "lama" dg dia, tp gw bisa rasakan "rasa" itu & *biasanya* ga salah, biar waktu yg buktikan.
Hi Nad, sebagai sesama self-fulfilling driven, komen gw ini ga nggurui ya, cuma gw kebetulan lahir duluan aja :)
Don't worry about you, as a high achiever, there's always "what next", there's always another humps to climb till arrive @TheSummit (one defines summit as s/he wishes).
Jangan anti dg ambisius, kita butuh ambisi sbg fuel. Kata itu memang sering dikonotasikan negatif, itu krn adanya unsur mematikan yg tersirat. Ada org2 ambisius mematikan orang lain karena mrk tdk mau berbagi fuel tsb dg yg butuh, bahkan ada yg tega "mengambil" ambisi itu dari org lain yg menyebabkan mrk mati kehabisan fuel. Selain itu, bisa juga mematikan diri sendiri karena tidak ada lagi satu pun yg mau berbagi fuel setelah "belajar dari pengalaman sebelumnya. Kalaupun berhasil sampai @TheSummit, biasanya org2 ini sendirian.
As for me, setelah belajar dr lihat pengalaman org lain, baik yg ada di dekat gw atau pun autobiografi org terkenal, gw mau climb to TheSummit tapi gw ga mau sendirian nanti di puncak. Gw mau berbagi pemandangan yg indah dg mereka yg gw cintai, sayangi & kasihi, dg mrk yg berbagi fuel yg me-recharge gw saat memerlukannya utk climb every "small" tanjakan. Terkadang energi sangat terkuras krn harus turun dulu atau harus muter cari jalan, atau harus nebang pohon (duh! lebai deh), but when fuel is available say goodbye to "no idea" &
believing it'll pay off when we'll see sunrise, singing & dancing @TheSummit.
'bout love? comes my favorite quote: "if it doesn't kill you, it will only make you stronger" (F.Nietzsche)*hahaha
Selamat nikmati proses belajar dewasa & gutluk
f/Artha *yg msh terus belajar*
Sunday, March 01, 2009
Zona norak tapi eksis
Gak sabar rasanya saat tangan gw mbuka blog buat nulisin sesuatu ttg acara yg gw lagi tonton ini, yaitu acara satu tahun zona 80... masih ada!!!!!!
Kedengarannya norak memang, tapi siapa pun yg eksis dalam era itu, suka ga suka harusnya akuin kalo era itu ya memang era yg boleh dibilang sekarang itu norak.
Siapa pun yg dengerin radio mesti kenal ida arimurti di acara prambors tiap pagi.
Sys NS dengan lawakan yg seringannya ga lucu dg kemeja jambon yg kancingnya selalu dibuka yg atas (kayak seksi aja).
Obbie mesakh dg lagu yg memeras kalbu dg lirihan nia daniaty, ratih ... (adiknya endang s taurina), dkk nya
Amang Rinto Harahap selain suaranya yg khas, beliau bahkan jadi ikon, "badan rambo, hati rinto"
Om Chrisye yg lagu2nya menemani hari2 SMP gw... dari mulai jatuh cinta sampe patah hati hehehe...
Yopie latul yg barusan sama Arie Wibowo nyanyi lagu "Nona Manis" yg ternyata (ternyata lho!) gw masih hafal liriknya... hahaha.
Ada juga ikang fawzi yg susah ngeliatnya tanpa celana kulit hitam ketat dan rantai rantai berjejeran, di aliran yg sama ada juga mbak atiek CB dg kacamata besar, kaos putih dan jeans ... kerrenn banget buat anak remaja kayak gw waktu itu - siapa yg ga niru gaya panggung dia.
Christine panjaitan yg waktu itu main organ juga di gereja gw, yg jadi idola ibu2 batak sebagai menantu harapan. itu sich harapan gak muluk2, wong memang cantik, baik, jago nyanyi, main musik ... pas deh kalo doi juga jago masak.
Oddie agam yg waktu itu lebih dikenal sbg pencipata lagu2 nya Vinam yg ujung2nya nikah sama Chintami, terus kita2 bilang "hoki banget dia dapetin Chintami" ... hahaha.
Achmad albar dg rambutnya yg khas dan saat bersanding dg rini s.bono yg hidungnya muancung banget dianggap sebagai pasangan yg cuocok.
Yopie latul nginetin soal selekta pop, safari, gita remaja (yg membawa tenar si pembawa acara)
Fariz RM dg barcelona-nya...
Vina dg burung camar...
Sandro tobing yg saat itu masih keren
Farid harja... hehehe, gayanya almarhum itu lho
Ini barusan lagu om broery dinyanyiin... duh om! jadi inget kisah dengan anita sarawak, apa kabarnya anita sekarang ya? tapi paling gak om nyiptain "buah semangka berdaun sirih"
Lagu2nya norak dan saling berbalas2an... telpon rindu ada balesannya
Lagu2nya ada versi cewek maupun cowok,... ceweknya ditampar, eh cowoknya membalas, tau dong lagunya whahaha
Di panggung entertainment
Ada harry de fretes dg lenongnya... gak kepikir sekarang kalo gw n temen2 pernah menang 100rb di acara prambors ngebawain lenong... kebayang ga latihannya ... hehehe, jugalatihan moonwalknya michael jackson...
Gak lupa jojon cs, ria jenaka dan warkop DKI...
Ah, terlalu banyak kenangan, masih banyak penyanyi/pencipta lagu, entertainer masa itu yg belom tertulis tapi satu hal, mereka membuat gw merasa eksis banget di zona itu.
Banyak lagu2 gw ikutin, banyak acara2 radio (o iya, om boy alias Catatan si Boy dg Ongky dan Meriam Bellina yg nyanyi juga tuh), aaggggghhhhhhhh...
Banyak hal2 yg sekarang terasa norak, terasa so jadul, terasa so beda
Apa jadinya kalo jaman itu ada laptop
Apa jadinya kalo jaman itu tv nya banyak kayak sekarang
Yg ada akan banyak band band, eksistensi mereka pun bisa cepat hilang, ke-khas-an suara maupun lagu pun akan hilang.
Walaupun dipaksakan cuman ada satu tv a.k.a TVRI, tapi buktinya ada lagu pop cengeng, ada lagu rock, ada lagu melayu, ada lagu sederhana, ada rock Godbless, ada bosanova, ada rocknroll norak, ada krakatau dg lagu2 semi jazzinya juga hidup, ada lenong yg punya tempat tersendiri, ada slapstiknya jojon, ada guyonan kasino dg tampangnya yg kayak polos
Zona 80? masih ada, lengkap dengan gado2-nya
Sama kayak tulisan ini, gak jelas tapi pengen menuliskan keeksisan mereka yg tetap terekam di ingatan gw.
... norak tapi eksis !!
Subscribe to:
Posts (Atom)