Di acara Metro TV tadi malam, F to F, Bpk Menteri BUMN Sugiharto menjadi bintang famous. Beliau bertutur tentang pengalaman hidupnya. Pak Menteri menjadi juru parkir di sore dan malam hari untuk membiayai sekolahnya. (SMAnya SMA 13 di Tanjung Periok, gw jadi teringat Daul, temen kuliah gw almamater SMA 13 juga). Setelah lulus, ia harus menghidupi ibu dan ketiga adiknya, sementara bekerja dan kuliah.
Perjalanan karir Pak Menteri tidak singkat. Cita2 orangtuanya melalui namanya pun sudah berhasil diraihnya. Pak Sugiharto telah menjadi (sangat) sugih dengan penghasilan rata-rata 50,000 USD per bulan selama 4 tahun menjabat sebagai CEO di PT. Medco, plus beliau termasuk dalam jajaran CEO sukses di Asia. 'Track record' yang bersih ini lah yang menarik hati SBY untuk menempatkan beliau sebagai Meneg BUMN di kabinet.
Namun dengan menerima posisi tersebut, ia bergaji 19 juta rupiah 'saja' dan melewatkan (sementara) kesempatan untuk bergaji jauh lebih besar. Ia berujar wajar bahwa hal itu demi rakyat banyak dan sesuai dengan ideologi yang dianutnya.
Pak Sugih, nama kita mempunyai elemen yg sama, yaitu harta.
Kalau nama bapak "Sugih-Harto" (= kaya harta), sedangkan nama saya "Ully-Artha" (= harta yg cantik/baik). Semoga kesamaan tersebut bisa menjadi inspirasi saya untuk bisa sesukses Bapak... Amin...
Saya pun punya mimpi yang kurang lebih sama dengan yg Bapak tuturkan semalam. Bukan untuk menjadi kaya materi (saja), tetapi mewujudkan apa yang saya cita2kan. Bukan harus melalui diri saya, melainkan juga dengan melihatnya melalui orang-orang yang kita kasihi.
Tadi malam saya sangat tergugah.
Mungkin itu hanya sebagian kecil pengenalan saya akan Bapak, tapi by somehow, you have told me what I should do and reflect. Terima kasih banyak untuk pencerahannya. Kalau ada kesempatan, saya ingin bertemu Bapak dan menyampaikan secara pribadi bahwa saya tergugah dan Bapak 'pernah' menjadi salah seorang figur yang ikut 'menentukan' cara berpikir saya.
Thanks again and good luck untuk membawa BUMN di negeri ini menjadi milik rakyat yang bisa dibanggakan. Banyak PR yang harus Bapak kerjakan, namun saya yakin, dengan ideologi yang Bapak share semalam, asal tidak lupa jabatan, Bapak mesti bisa membenahi - walaupun mungkin tidak seluruhnya - but I do beg you, "please use this 5 years at your best! "
Good luck, God bless you!
**sebelum acara F to F gw sempet nonton ganda campuran Indonesia di Piala Sudirman, top abis, walau kalah di tangan juara dunia dari Cina, salut untuk Yunita!**