Sunday, July 16, 2006

Kecantikan Alternative

update 18/7/06
ternyata, lagi2 seru juga yah seliweran milis tentang putri Indonesia Nadine ini... hehehe, artinya banyak yg peduli lho, walaupun kita sama2 tahu kalau cibiran gak pernah bisa menyelesaikan masalah. Ini catatan terakhir gw tentang hal ini, setelahnya move on, Indo banyak masalah bo, gempa lagi!

"Hujatan" terhadap Artika juga gak kalah dahsyat tahun lalu tapi dia pan tidak menangis dan mundur begitu saja. Saya berharap Nadine berhasil pun bukan di ajang MU ini saja, bahkan selama menjalankan "tugas"nya sebagai PI dan juga seterusnya.

Dengan sudah "mengalahkan" ribuan (bahkan mungkin jutaan!) kontestan PI, Nadine (atau siapa pun yg jadi putri Indonesia) mestinya memiliki modal (apapun itu) yg diharapkan pantas menyandangnya ataupun berada dipentas internasional begini.

Nadine tidak perlu saya bela, dia akan mampu membela dirinya sendiri.

-Artha-
lebih sering dalam keprihatinan saya tertawa *sigh*
======================================================

original posting:

Seru juga yah, di antara heboh2nya "kekonyolan" Nadine di ajang miss universe, siang ini di Oprah show ada enam orang perempuan - yg menurut gw sangat berani - mempromosikan kecantikan "orang biasa". Bentuk tubuh mereka memang tidak seperti yg dimiliki kebanyakan model yg mempromosikan sebuah produk kosmetik. Lebih2 jangan bandingin deh dengan para kontestan miss universe! Namun sang pemiliknya merasa dirinya cantik. Keenamnya di amrik dikenal sebagai Dove's girls, melalui mereka, perusahaan kosmetik Dove memang gencar2nya mempromosikan pesan secara cukup provokatif (even di US sana!). Sebenarnya bukan pesannya tapi caranya. Disebut provokatif lebih kepada penampilan keenam model tersebut dalam iklan billboard memakai underwear putih dengan tubuh yg menurut seorang street-comentator di acara itu "tidak menarik". Diantaranya ada yg memiki perut pasca melahirkan, berwarna kulit terlalu pucat, berbokong bulat, berdada tidak proposional, dlsbnya. Hal2 yg biasa dimiliki perempuan kebanyakan yg memang bukanlah ciri2 seorang model kebanyakan. Namun, hal itu memang disengaja oleh Dove untuk mempromosikan pesannya tentang "real beauty" dan "love your body" attitude. Mengutip penjelasan Oprah, Dove juga melakukan survey sebelumnya dimana hanya 2% perempuan saja yg mengaku dirinya cantik - termasuk ke-50 miss USA kali ya :-) Seru aja sih kalau ada perusahaan kosmetik yg take a risk dan memulai (kembali) this new age in commercial product publication. Will this last soon (like before) or can it survive to be a competitor to provocative "make yourself a barbie" publication? ... hehehe... will see.

Terlepas dari spekulasi komersial semata, gw membuat catatan kalau Oprah juga bilang kalau dia mau jadi bintang iklan produk kosmetik hanya bila perusahaan itu mempromosikan "love your body" attitude. Oprah sendiri pernah gemuk dan she admits that. Billions of woman, at once mesti pernah membandingkan dirinya dengan perempuan lainnya, be it bentuk tubuhnya, kecantikannya, bagian tubuhnya dll. Menurut gw, itu wajar, alamiah, natural, woman-being, tapi harus diakui juga bahwa ada bahaya laten dibalik perasaan alamiah itu. Tanpa "love yourself" and "love your body" attitude, banyak perempuan yg merasa tubuhnya jelek hanya karena "tidak berukuran 2", paha/perut gelambir, muka tidak mulus, warna kulit yg "terlalu", dstnya. Sebagian terbawa pesan komersial semata yg menyatakan harus begini dan begitu dengan tubuhnya. Sebagian bahkan go overboard dan menjadi seseorang yg anti, misalnya anti-kegemukan, anti-kecantikan, dan banyak anti2 lainnya bahkan anti-kekurusan! Padahal semuanya yg anti kan gak selalu bagus. Untuk kasus ini misalnya, kecantikan lahiriah kan anugrah dan menyenangkan untuk dilihat, apalagi kalau sang pemilik menyadarinya dengan sangat baik dan tidak anti orang jelek... hehehe...

Kalau gw sebel dengan kekonyolan Nadine yg bilang kalau Indonesia itu adalah "city", dan Mother Theresa itu adalah "him", itu karna gw menyayangkan kekonyolan tersebut dilakukan oleh seorang putri Indonesia! What a shame! Jangan2 dia gak kenal MotherTheresa? asbun? gak fasih English? nervous? bahkan "ada yg sarkastik bilang" sengaja?. Mendingan pake bahasa Indonesia biar gak belepotan gitu. Emangnya Indonesia ngarepin menang Miss Universe dengan perwakilan kayak gini?

Memang ajang miss2-an gini kadang suka menciptakan persepsi yg berbeda2, misalnya gak penting lah, gak mutu lah, sekelompok barbie melangkah di catwalk lah dan cibiran2 lainnya yg keluar dari orang2 anti. Tapi buat gw, dengan kecantikan lahiriah yg begitu, dengan uang hasil2 promosi sana sini, dengan kesempatan melanglang buana domestik maupun internasional, berbicara di ajang2 penting, - walau hanya setahun - seorang seperti Nadine ataupun kontestan miss2 lainnya itu bisa merubah "dunia". Namun sayangnya, itu hanya bisa terjadi - if and only - dia mau.

Salut untuk Jonathan Pradana Mailoa yg menjadi absolute winner di Olimpiade Fisika dan Indonesia menjadi juara pertama di Oliampiade tersebut dengan meraih 4 medali emas dan 1 medali perak. Menurut Pak Yohanes Surya sang pembina, Jonathan itu baik dalam ujian teori maupun eksperimental. Beliau juga menambahkan kalau siswa2 Indonesia tidak kalah dengan siswa2 di negara2 lebih maju (Olimpiade ini internasional!) asalkan mereka dilatih dan dipersiapkan dengan baik... dalem banget kan komentarnya itu...

Walau jadi juara Olimpiade gak menjadikan Jonathan "Mister Universe", tentunya semoga dia akan bisa merubah dunia lewat dunianya itu. Nah, miss universe juga bisa tuh merubah dunia, tentunya dengan cara yg berbeda. Masa semua orang harus cantik lahiriah, masa semua orang harus jago fisika... hehehe. Ayo Nadine belajar lagi ah supaya bisa berbahasa Inggris dengan fasih, banyak membaca supaya sedikitnya menguasai pengetahuan umum populer dan jangan lupa juga belajar mengatasi nervous di panggung (asking too much?). Nah, dengan modal yg sebenarnya tidak sedikit itu mesti kamu bisa menjawab dengan baik. Pasti bisa, kalau mau. Goodluck.