Weekend kemarin juga kembali diingatkan bahwa apapun bisa terjadi dalam hidup gw, namun tetap harus belajar setia pada ajaran2 Tuhan. Itu kunci berkat Daud, tetap setia dalam menjalani berkat (dg menikmatinya!) namun tetap juga setia dalam menjalani penghukuman Tuhan. Apapun yg gw harus jalanin, ya jalanin aja, sepenuh hati bertanggung jawab mengerjakan project ini. Memang seringan tidak mudah tapi EBEN EZER, sampai disini Tuhan telah menolong.
Dengan meletakkan batu di atas mezbah Eben Ezerku, dengan itu aku menaruh percaya bahwa Tuhan yg telah menolong sampai disini adalah yang sama yg akan menolong besok, lusa dan sampai selama2nya. Gw senang dan mau melakukan proyek ini sepenuh hati. Sekedar kudu belajar bahasa Jepang lagi, ya kenapa tidaaaaaak.
Dia memang bisa dipercaya. Sehari setelah meletakkan batu Eben Ezer, kembali Tuhan mengabulkan doa Dede keterima PTT! sesuai dengan apa yg dimintanya. Gw selalu ingat komentar Dede waktu BBM ngasih tahu ia melamar untuk bisa PTT ke desa terpencil di Ambon sana, "Kak, aku tahu ini pasti menyenangkan hati kakak. Aku mau PTT ke desa terpencil, aku mau bisa merasakan yg kk ceritain sekaligus aku mau bisa sekolah lagi dengan hasil keringatku sendiri. Doain ya kak, pengumumannya tanggal 8 nanti..." Jawab gw, "Pastinya De..."
Langsung satu batu lagi disusun di atas mezbah Eben Ezerku, sambil berucap "Aaaah bener2 kutahu yang kupercaya, Trimakasih for loving me that much. I feel so loved and love to love You more. Please take care my little brother, even before I trust You will.
8.8.2012 @Yokohama