Wednesday, May 20, 2009

Terlalu Sibuk











"Dengan masuknya para (purnawirawan-red) jenderal itu dalam tim sukses ketiga capres, pilpres mendatang dipastikan akan penuh intrik, adu strategi dan bahkan cara-cara intelijen."

*mungkin* terlalu sibuk adu strategi buat ndukung mantan bos2 mereka a.k.a mereka yg sekarang purnawirawan, dan bisa jadi terlalu sibuk jadi tim sukses 'siluman' atau siluman jadi tim sukses *entahlah*, yg jelas pagi ini satu (lagi) pesawat TNI-AU, kali ini berjenis Hercules, jatuh di Madiun dengan 98 penumpang + 13 kru + 3 rumah warga... sampai tulisan ini sudah 57 korban tewas.

Masih terekam peristiwa jatuhnya pesawat TNI juga di hanggar Nurtanio, dan waktu itu kerugian pesawat yg ada di hanggar saat itu dan tentunya juga nyawa para calon jenderal tersbt.

Hu uh, gemes deh, panglima tertinggi Angkatan Udara lagi dimana dan lagi ngapain ya saat ini 4jam setelah kejadian ? -- atur intrik dan strategi untuk memilukan rakyat kah ? --
Ini nyawa bung, bukan cuma kedukaan korps militer tapi juga adanya korban sipil yg tak berdaya ... *miris* ... dan turut berduka untuk keluarga yg ditinggalkan.

Kalau pesawat itu nabrak Monas, *yakin* langsung tuh para pilpres tampil di TV dengan kata2 paling peduli, tapi ini kan cuman sawah dan rumah2 yg bukan aset strategis *cuma aset rakyat biasa*


------------------------------------------------------------------------------------------------
Perang Para Jenderal di Pilpres 2009
Metro Hari Ini / Election Update / Selasa, 19 Mei 2009 18:44 WIB
------------------------------------------------------------------------------------------------
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemilihan Presiden 8 Juli mendatang dipastikan akan berlangsung sengit. Bayangkan, kekuatan tiga jenderal akan saling berhadap-hadapan, yakni Susilo Bambang Yudhoyono, Wiranto dan Prabowo Subianto. Signal pertarungan itu sudah tampak sangat jelas dalam komposisi tim sukses ketiga jenderal yang direkrut dari para jenderal purnawirawan.

Meski beberapa survei lebih mengungguli SBY-Boediono (SBY Berbudi) dalam pilpres mendatang, SBY tidak begitu saja meyakininya. Demikian pula cawapres JK-Win,Wiranto dan Prabowo dari kubu Mega-Pro.

Sebagai seorang jenderal, SBY tampaknya memahami bahwa pilpres mendatang sesungguhnya merupakan pertarungan antara sesama jenderal yang tidak boleh dianggap remeh. Jenderal berpengalaman, Wiranto dan si cerdik nan kaya, Prabowo. Demikian pula Wiranto dan Prabowo menilai kekuatan satu sama lain dan SBY.

Adu kekuatan dan strategi tiga jenderal itu sudah tampak jauh sebelum pilpres digelar dan terkristalisasi dalam pembentukan tim sukses masing-masing. SBY tidak tanggung-tanggung menggaet jenderal yang baru pensiun dan masih memiliki jaringan kuat dalam tubuh TNI dan Polri aktif, yakni mantan Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto dan mantan Kepala Polri Sutanto. SBY juga menempatkan mantan Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI Letnan Jenderal Purnawirawan Suyono, Letjen Purnawirawan Agus Widjoyo, Mayor Jenderal Purnawirawan Abikusno dan Mayjen Purnawirawan Sardan Marbun.

Pasangan JK-Win juga tidak mau kalah dengan gertakan SBY. Sejumlah jenderal pun direkrut menjadi tim sukses, seperti mantan KSAD Jenderal Purnawirawan Subagyo H.S., Jenderal Fahrul Rodji, Letjen Purnawirawan Suady Marasabesy, Laksda Abu Hartono, Marsdya Basri Sidehabi, Letjen Ari Mardjono dan Letjen Soemarsono.

Sementara Prabowo lebih merangkul mantan orang-orang dekatnya di Komando Pasukan Khusus (Kopassus), seperti Muchdi Pr dan Kivlan Zen. Mereka akan menyatukan kekuatan dengan barisan Mayjen Purnawirawan Theo Syafe`i sebagai ketua tim. Selain ketiga mayor jenderal purnawirawan itu, juga terdapat nama Letjen Purnawirawan Haryoto P.S., Farid Zaenudin, Yogi Supardi dan Mayjen Purnawirawan Glenny Kairupan.

Para jenderal purnawirawan itu menyebar ke tim-tim kecil masing-masing capres-cawapres, demi merebut kursi nomor satu di republik ini. Dengan masuknya para jenderal itu dalam tim sukses ketiga capres, pilpres mendatang dipastikan akan penuh intrik, adu strategi dan bahkan cara-cara intelijen.(DSY)

*Pictures and text from MetroTVnews.com*