Terkadang gw lebai deh kalo dah lagi melo, dan salah satu obat mujarab buat gw menguatkan diri gw sendiri adalah dg mengklaim janji Tuhan dg cara yg paling gw suka yaitu menyanyikannya. Jadi, pagi ini saat gw renungkan kembali dan selama 5 hari terakhir ini gw hanya mau ketemu ring 1 gw... satu gw tahu pasti, mereka tidak pernah ninggalin gw di saat2 susah seperti saat ini.
Gw mau klaim janji Tuhan, gw mau tuliskan ini buat jadi satu milestone lagi dalam perjalanan hidup gw... dan seperti milestone lainnya yg sudah tersusun, semakin lama semakin terlatih lutut gw untuk melompat dan meraih janji2Nya... namun, saat muncul rasa gak paham dan pengen tahu "why", "why", langsung gw ditegur, diingatkan suara renyah Julita Manik dari speaker berkata,"terkadang dalam hidup ini kita mengalami yg tidak kita inginkan" ... rasanya pas banget lagu ciptaan Julita Manik ini dalam saat teduh saat ini, gw dengar berulang2 dalam tiga versi termasuk versi penyanyi favorit gw Dewi Guna...
Ada waktu ‘tuk berduka
Ada waktu ‘tuk bersuka
Ada waktu ‘tuk berdiam
Ada waktu ‘tuk berkata
Namun diatas segalanya
Ku tau Allahku bekerja
Mendatangkan kebaikan
Bagi yang mengasihiNya
Di saat yang kualami tak sperti yang kuingini
Di saat tiada jawaban, "mengapa harus terjadi?
Namun diatas segalanya
Ku tahu Allahku bekerja
Mendatangkan kebaikan
Bagi yang mengasihiNya
Mungkin tak kupahami
Apa yang kini aku alami
Namun ku tahu pasti
Kasih Allahku takkan berhenti
Kan kusrahkan semua
Pergumulanku padaMu Yesus
Kar’na ku tahu pasti
Semuanya kan jadi indah pada waktunya
Entah, walau semua yg terjadi menunjukkan Engkau Tuhan tidak meninggalkan gw, bahkan menjawab doa2 gw lebih dari yg gw harapkan, namun teteeeeppp aja di saat yg gw rasakan sebagai titik terendah dalam hidup gw ini dan tiap2 gw curhat akhir2 ini sama Tuhan, gw mesti selalu, selalu menangis... pagi ini semakin gw ulang nyanyi lagu ini gw merasa semakin gw dikuatkan. Gw mau nyatakan dalam reflection kali ini, seperti dalam lagu ini, "Mungkin tak kupahami apa yang kini aku alami, namun ku tahu pasti kasih Allahku takkan berhenti"
Rabu minggu lalu, komentar seorang ibu yg gw kagumi, "itulah Artha, what make you are different, cause you are a war survivor and have been through lots of thing with such responsibilities at your age"... I bet so bu, but inside me I stubbornly keep asking "why me?", her answer: "don't even care to find out from me or other people, I myself have gone thru 25years (?) difficult time until now I don't even care for people questioning me because they have not gone thru the life that I live in. You care too much 'bout others, they don't have yet that privilege to understand, so still strong Artha".
Thanks bu, sometime, though I have a mixed feeling 'bout you, though I sometimes "afraid" of you, but indeed, in my difficult times recently, you are always there and always have time for me, though I don't know why... (see... always why). Bahkan saat gw ajak makan sate padang di emperan pun rasanya gw ngajak enteng aja, I shouldn't ask that to you (how dare I am !). I don't mind to work with you though, but by now you know it for sure that is not what I want. Thank you bu, as simple as that.
I wish that I could be as strong as you one day at your age, just like I ever said, but I keep choose to faith in Jesus. I do envy and like your strength & can accept well your "weaknesses" hehehe... As other strong women whom I envy, you have shown me inner strength that can not be manipulated and indeed is not something develop overnight. I know that revenge will never be a good exit, but as I ever promised you that starting this year, I will do a good revenge but will keep the same Artha who like to say the truth than being a hypocrite, importantly is trust no one but Him. You did not comment when I said so, by experience I read your mind that I have your green light. All I can say for now, "thank you".
Satu lagi yg gw tahu pasti, gw harus kuat buat keluarga gw, yah inilah salib yg harus gw pikul. Dalam hidup gw, inilah masa terendah yg pernah gw alami tapi harus gw akui jujur kalau apa yg terjadi tahun 2008 dan menjelang masuk 2009 ini, sebenarnya gw dah "disiapin" untuk apa yg gw alami saat ini. Gw bersyukur dan ya gw harus akui itu secara jujur kalau gw udah disiapkan Tuhan *sebenarnya* untuk melewati apa yg gw harus lewati ini. Dan gw akuin juga kalau dalam 5 hari ini, Dia membuktikannya, iya kan... ca yo, smile... no more tears please...
Terimakasih Tuhan, gw yakin gw akan bisa lewatin ini. Engkau sudah tebus lunas semua di kayu salib dulu, dan apa pun itu gw pasti mampu mengatasinya... saat ini hanyalah saatnya gw kembali menguatkan lutut gw untuk bisa "habang mansai timbo... um timbo... um timbo..."